Alasan Menulis di Blog www.cerisfamily.com

by - September 02, 2020

Membuat sebuah alasan itu gampang-gampang susah. Iya ngga, sih? Terlebih alasan untuk tidak membelikan mainan untuk anak, padahal ini tanggal muda. Ini bukan susah lagi, tapi sudah campur antara susah dan ngga tega. 🀭 Tapi lain halnya jika diminta untuk mengungkapkan alasan menulis di Blog www.cerisfamily.com, gampang banget!

alasan menulis di blog www.cerisfamily.com

Yups! Gampang! Tapi membedah alasan menulis, saya mau kasih informasi, ya. Siapa tahu ada yang merasa "tumben blog ini ngga ngomongin kegiatan anak-anak atau keluarga", kan penting banget, nih, semacam press conference. Hahaha...sudah melebihi artis saja, ya. Siapa kami, gituu.

Jadi gini, terhitung tanggal 1 September, saya resmi mengikuti kelas menulis yang diselenggarakan oleh Growthing.ID. Kelas ini beranggotakan para Blogger yang terpilih untuk belajar menulis dan mendalami beberapa ilmu baik teknis maupun non teknis yang berkaitan dengan Blog. Kelas Growth (sebutan untuk kelas kami), akan berlangsung hingga satu bulan penuh.

Bahagia, tuh, bisa ikut kelas ini karena saya yakin akan menambah pengetahuan dan ilmu menulis sebagai Blogger. Apalagi kalau dilihat dari pematerinya yang memang sudah kompeten. Rasanya makin semangat untuk mengikuti kelasnya. Saya harus berusaha untuk konsisten karena saya yakin, banyak Blogger yang mendaftar kelas ini. Setelah mendapat kesempatan untuk bergabung, saya pun mulai atur strategi supaya bisa konsisten untuk mengikuti kelas ini hingga akhir pertemuan.

Mbak Monica Anggen, adakah diantara kamu yang kenal dengan Blogger berbakat dan juga Penulis Buku dengan segudang prestasi ini? Beberapa buku karyanya, tuh, best seller, lho. Dan kami beruntung karena Mbak Monica ini menjadi salah pemateri pertama kelas Growth. πŸ˜ 

Penulis buku dengan judul "Ngga Usah Kebanyakan Teori Deh", berbagi materi tentang mahir menulis dan editing Blogpost. Pingin tahu apa saja ilmu yang dibagikan oleh Mbak Monic? Yukk, baca tulisan ini sampai akhir, ya. πŸ˜‰

Alasan Menulis di Blog www.cerisfamily.com

Sebagai admin satu-satunya di blog dengan niche family dan parenting ini, saya punya alasan kenapa harus terus menulis di blog www.cerisfamily.com. Meski alasan yang saya punya sebenarnya sangat kuat, tapi namanya manusia, pasti punya kegiatan lain yang sampai akhirnya tidak tertib dalam menulis. Seperti saya, misalnya.

Sebagai ibu rumah tangga yang merangkap sebagai pekerja kantoran, meski telah menjadwalkan untuk menulis di blog, tuh, kadang ada saja hal-hal yang membuat jadwal berubah secara natural. Karena sudah terlalu lelah bekerja, misalnya. Sudah tahu malam jam 20.00 WIB adalah waktunya update blog, tapi karena memang capek dan tidak bisa dipaksakan, akhirnya memilih untuk istirahat. Atau, niatnya cuma tiduran, eh tau-tau sudah subuh. Hahaha.



Saya punya 3 alasan untuk terus menulis dan menghidupkan blog ini. Dan alasan berikut ini menjadi salah satu motivasi saya untuk terus menjadi seorang Ibu pembelajar yang lebih baik lagi dan juga menjadi salah satu faktor yang membuat semangat hidup.

Pada sesi kelas menulis, Mbak Monic berbagi perihal motivasi menulis. Saya yakin,  motivasi menulis antara satu Blogger dengan Blogger lainnya ada yang sama.πŸ˜… Motivasi ingin berbagi seperti yang disampaikan Mbak Monic, misalnya. Blogger ingin berbagi kisah atau pengalaman-pengalaman yang telah ia dapatkan. Hanya saja karena Blogger tersebut mempunyai hobi atau passion yang berbeda-beda, hasil ulasannya pun berbeda.

alasan menulis menciptakan momen

Menciptakan momen.

Dulu, sebelum menjadi orang tua, saya hanya membutuhkan blog untuk menuliskan aktivitas keseharianku sebagai Blogger yang suka jajan dan jalan-jalan. Saya pun tiap akhir pekan menciptakan momen supaya bisa update blog. Disempetin buat beli jajan yang unik-unik, mengunjungi tempat-tempat wisata yang menarik, dan nyobain hal-hal lain yang masih berhubungan dengan pariwisata, gitu. πŸ˜…

Berlanjut setelah menikah dan mempunyai baby Kecemut, saya rasa-rasanya ada banyak momen keluarga yang harus saya tulis. Karena tahu ada yang namanya niche blog, saya pun niat banget untuk membuat domain baru khusus untuk menulis tentang keluarga dan parenting. Yaa...biar lebih rapih, gitu. Terbitlah www.cerisfamily.com. ❤️

Nah, mulai dari sini, saya semakin semangat untuk menciptakan momen. Yups, momen dengan teman-teman dan momen bersama keluarga. Khusus untuk keluarga, ngga terbayang rasanya jika ngga ada blog ini. Mungkin makin banyak ide-ide bermain bersama anak yang menguap begitu saja. Tapi, karena ada blog ini, saya jadi punya semangat menciptakan momen untuk kemudian diabadikan di blog.

Mengabadikan momen.

"Momen yang tertulis adalah kenangan abadi". Sebuah tagline dari blog www.cerisfamily.com ini sebagai pengingat bahwa momen apa saja yang kami dapatkan, musti diabadikan dalam bentuk tulisan. Kenapa harus dalam bentuk tulisan? Bukankah ada istilah bahwa "foto berbicara"?

alasan menulis mengabaikan momen

Yups, betul memang. Tapi untuk detail dari sebuah momen, tuh, lebih bikin gereget ketika kami menuliskannya. Supaya ada jejal tertulis sekaligus sebagai modal untuk kembali memutar kenangan-kenangan, kelak.

Berbagi informasi dan pengalaman.

Seperti halnya Mbak Monic, motivasi atau alasan saya untuk tetap menulis yaitu untuk berbagi informasi. Yups, melihat tulisan yang sudah saya terbitkan di blog ini, ternyata tulisan dengan tipe informasi, tuh, paling banyak mendapatkan view. Informasi tentang USG di Panti Nugroho, misalnya. Pada blogpost tersebut, saya membagikan informasi mulai dari cara pendaftaran sampai dengan biaya USG. Alhamdulillaah banyak manfaatnya, lho. Saya juga sering mendapatkan pertanyaan dari pembaca baik melalui jalur pribadi atau e-mail.

alasan menulis berbagi informasi

"Blogger menulis berdasarkan pengalaman." Begitu kata Mbak Monica dan memang betul. Blogger menulis berdasarkan user experience. Uniknya Blogger, nih, sekalipun mengunjungi tempat yang sama, hasil ulasan antara satu blogger dengan blogger lainnya pasti akan berbeda. Sekalipun tulisan berbayar dan sudah ada press releasenya, tetap saja Blogger akan mengolah kembali press release.

2 Hal yang Perlu diperhatikan Ketika Menulis di Blog

Mbak Monic memberikan materi yang sangat berbobot selama kelas berlangsung. Apalagi ketika pembahasan tentang tip dan trik supaya Blogger tetap eksis. Teman-teman sangat antusias mengikutinya padahal group whatsapp itu terkunci, hanya admin yang bisa berinteraksi di sana. T

Terus, dari mana saya tahu kalau teman-teman sangat antusias?

Ada lebih dari 30 pertanyaan yang dilontarkan, lho. Artinya, kami menyimak materi yang disampaikan dan memiliki rasa ingin tahu lebih detail. Seperti bedah soal, gitu. πŸ₯³ Sebenarnya, tuh, ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika akan menulis di Blog. Tapi, yang paling pokok dan dapat menjadi aset minimal ada dua, nih.

Jangan Copy Paste.

Kamu pernah mendapatkan brief dari klien berupa press release? Mbak Monic berbagi pengetahuan tentang bagaimana caranya ketika Blogger mendapat brief berupa press release. Ada baiknya Blogger mencari tahu informasi tentang produk yang akan ditulis di blog. Sementara press release dapat digunakan sebagai bahan pendukung tulisan.

Untuk menjaga keaslian tulisan, Blogger disarankan untuk tidak copy paste dari press release. Blogger harus rewrite supaya tidak ada duplikat konten karena press release itu dibagikan kepada lebih dari satu Blogger. Menambahkan opini atau informasi yang relevan dengan topik juga sangat disarankan, lho. Penggunaan sinonim atau padanan kata juga disarankan.

Terkait Copy Paste, Mbak Monic menyampaikan bahwa dunia menulis ini sempit dan lingkarannya masih kecil di Indonesia. Sekalipun menggunakan nama samaran atau nama pena, tetap saja mudah dicari. Makanya harus menjaga kualitas tulisan.

Menjadi Diri Sendiri.

Bagaimana rasanya menulis dari hati? Saya yakin, lebih tenang dan lebih cepat selesai. Ada rasa nyaman ketika ada kejujuran. Ada rasa aman ketika apa yang ditulis memang pemikiran sendiri, pengalaman pribadi, karena memang paling bahagia itu menjadi diri sendiri.

"Tulisanmu adalah dirimu", kata Mbak Monic sebelum menutup kelas. Yups, apa yang kita tulis akan mencerminkan attitude kita. Kita akan terlihat sebagai pribadi yang bertanggung jawab, ceria, humble, baperan, dapat dilihat dari tulisan yang telah diterbitkan di internet.

Pengalaman saya setelah menjadi Blogger, ternyata dengan banyak menulis, tuh, bisa menjadikan saya lebih sopan dalam bertutur kata dan lebih bisa menjaga perasaan orang lain. Banyak manfaatnya.

menjadi diri sendiri

Saya merasa beruntung mendapat materi menulis dari Mbak Monic. Bahasa yang digunakan dalam materi mudah dipahami. Saya kenal Mbak Monic ini melalui job. Yups, saya dihubungi Mbak Monic dan diajak kerjasama menulis, gitu. Saya mengenalnya sebagai sosok perempuan yang tegas, tangguh dan kuat karena sepertinya jarang istirahat apalagi bobok gasik. Hahaha. 

Saya agak sedikit syok ketika kerjasama dengan Mbak Monic dan masuk ke dalam group whatsapp bareng teman-teman influencer yang saat itu sedang menjalankan campign. Syok karena di group itu Mbak Monic, tuh, tegasnya kebangeteeen. Marah-marah, ngeluarin anggota, pokoknya syok melihatnya. Setelah beberapa kali mengikuti campignnya, ternyata marah-marah ini bukan karena galak, melainkan disiplin.

Terima kasih kepada tim Kelas Growth, khususnya buat Mbak Monic yang telah berbagi ilmu menulis. Sudah sabar menjawab satu per satu pertanyaan dari peserta.Alhamdulillaah...di kelas pertama ini saya bisa mengikuti sampai akhir dan membuat tulisan tentang alasan menulis di blog www.cerisfamily.com.


You May Also Like

42 komentar

  1. Wkwkwk iya ya, seiring berjalannya waktu. Yang dulu suka nulis jalan jalan, sekarang sering nulis kegiatan bareng anak dan keluarga. Nggak jauh jauh dari itu deh nulis di blognya.. Ye kannn haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pokoknya berjalan apa adanya, gituu. Hahha

      Hapus
  2. Emang kudu tegas yaaa untuk krmajuan bersama. Alasan ngeblognya miriip bgt dgn alasanku. Tapiii yg jadi diri sendiri ituu lama2 kok malah memudar yaa hahaha. Sekarang sukak banyak mikir kalo mo nulis isu sensitip ada yg tersinggung ngga yaaa πŸ˜†πŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa mungkin karena sekarang makin banyak yang dikerjakan ya, Mbaak? Lamaaa-lamaa pudaaar. Hahaha

      Hapus
  3. Jangan copy paste nah ini warning buat blogger maupun content creator. Ga bakalan bertahan lama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Bundaaa. Berusaha untuk rewrite kalau emang dikasih press release.

      Hapus
  4. Wah dapat banyak pembelajaran lagi dari kelas menulis mbak Monic ya Idah. Setujuu, harus jadi diri sendiri, dan tidak copy paste.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyaakk bangett, Mbak Liiii. Tambah ilmu, niih.

      Hapus
  5. Semamgat menulis ya bunda. Namti bisa ditularkan kepadaku

    BalasHapus
  6. Kadang press rilis aku baca aja paling masukin dikit2 yang pentingnya aja, kebanyakan curhat aja dulu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ibuk-ibuk doyan curhat emang, yaa. Hihihi

      Hapus
  7. Memang materi yang diberikan mbak monic bukan kaleng-kaleng, mulai dari cara memberikan materi, isi materi itu sendiri, sampai jawaban-jawaban yang diberikan bener-bener berasa ikut kelas premium

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betulll. Soalnya Mbak Monic udah kompeten bangetttt.

      Hapus
  8. Berbagi informasi dan pengalaman ini khasnya para Blogger. Menekankan pada pengalaman, ya, Mbak. Jadi biar tema sama, yang ngolah beda mah hasilnya juga lain. Sukses dan moga makin produktif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, punya ciri khas tersendiri, Mbak. Sukses untuk kita semuaa, yaa. Hahaah

      Hapus
  9. Alasan utama ngeblog ya ingi berbagi sih. Tapi Kadang sedih juga kalau membaca blog orang tapi tulisannya copy paste dari blog orang lain. Belum lagi kalau blog yang suka nyomot itu dimonetisasi. Huh.

    Materi MBA Monic keren banget, jadi beruntung yang bisa ikutan kelasnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngeselin kalau perihal comot2an gitu ya, Rieee. Ngga nyantumin sumber pulaaa. Dududuuhhh

      Hapus
  10. Masya Allah menciptakan momen dan mengabadikan momen bersama keluarga ya mbak, jadi pengen niru kalau nanti sudah berkeluarga hehe

    BalasHapus
  11. Keren, blognya nhice ya kak. Saya mash gado-gado banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih ramai yang gado2 malah kaaan, Mbak. Hihihi

      Hapus
  12. Bener banget mbak Idah, pertama kenal mbak Monic juga aku dari campaign, Dan di grup doi tegas banget. Sampai sekarang aku kalo ikutan campaign belio pasti selalu mengutamakan baca!

    BalasHapus
  13. mengabadikan momen-momen saat nikahan, hamil, dan melahirkan adalah saat momen penting yang saya lewatkan begitu saja, sedih banget sih. Saat ini pengen nyicil nulis tentang saat-saat itu, tapi nggak ada dokumentasi yg bagus kayak punya mba ida nih

    BalasHapus
  14. Alasan pertama kali ngeblog sih karena patah hati. Ahahaha
    Uwww semoga makin banyak kelas2 kaya gini biar makin banyak blogger yang tercerahkan🀭

    BalasHapus
  15. Kelas menulisnya sampai kapan ya? Masih bisa ikut?

    BalasHapus
  16. Mengabadikan momen yaa. Penting banget inii, biar momen2 yang penting nggak kelewat begitu sajaa. Apalagi buat yang pelupa sama aku, hihihi

    BalasHapus
  17. Update blog niih, tumben. hahaha. Semangat ikut kelas yaa, semoga saya tertular ilmunya.

    BalasHapus
  18. Mbaak, aku pingin ikut kelasnya bisa ndak? syaratnya apa ni?

    BalasHapus
  19. Iyaa rasanya sesuatu banget emang kalau tulisan kita bermanfaat untuk orang lain.

    BalasHapus
  20. Saat semua bilang "demi konten", Mbak menganggapnya "menciptakan momen" Ini nih namanya positivity. Haha.
    Menciptakan momen dan mengabadikannya. Berarti banget ya Blog ini buat Mbak.

    BalasHapus
  21. Pernah tuh aku dapat press release dan banyak yang aku copy langsung. Makasih tipsnya mbaaak.

    BalasHapus
  22. semoga semakin banyak blogger yang sadar untuk tidak copas, karena tulisan dicopas itu sakitnya di sini (pegang dada)

    BalasHapus
  23. salfok sama gambar di bagian menjadi diri sendiri.. :D setuju sama 2 poin ini menciptakan momen dan mengabadikan momen

    BalasHapus
  24. Foto bisa bercerita tapi tidak seditel blog. Semua rangkaian peristiwa bisa dikenang tanpa ada yang terlewati itu hanya ada dari tulisan

    BalasHapus
  25. Alasan menulis dan menulis alasan emamng 2 kata serupa dan beda arti :) semangat terus mba.. semoga kita diberi ilham terus dalam menulis

    BalasHapus
  26. Tips dari mbak Monica ini keren banget ya mb, membuat kita jadi semangat dan termotivasi juga

    BalasHapus
  27. Yesss.. kalau ditanya alasannya menulis di blog, langsung bisa dijawab ya, Mbak. Karena memang sudah dialami sendiri dan karena suka menulis.
    Nah, soal copas itu memang bukan hanya di dunia blogger, tapi di dunia menulis cerita anak juga, Mbak. Sedangkan gaya menulis, itu akan lahir sendiri seiring proses menulis kita.

    BalasHapus
  28. Foto-fotonya tetap family niche banget yaaa.. sukaaa cara menggabungkannya dengan tulisan ini mbak. cakep!

    BalasHapus
  29. Menginspirasi banget! Alasanku menulis ya karena prinsipku, "apa yang bisa ku coba akan aku coba". Selagi tidak merugikan dan bermanfaat ya kenapa tidak? Wkwkwk. Selain itu, berteman dengan beberapa blogger menjadikanku antusias mempelajari dunia menulis. Semoga saja aku bisa mengikuti langkah ibu kecemut ini menjadi blogger profesional. Xixixi.

    BalasHapus
  30. Hahaha, bener banget yang tentang mbak Monic di WAG kerjaan gitu, sangaaar ya. Aku sampai takut komen... Eh ternyata aslinya punya sisi lembut dan nggak pelit bagi ilmu. Memang luar biasa disiplinnya pantesan bisa sukses jadi penulis ya..

    BalasHapus
  31. Udah lama banget aku gak ngeblog,sejak itu duniaku memang jauh banget dr blogging tapi memang hidup itu pilihan. Ku saat ini memilih untuk memprioritaskan hal lain dan Insya Allah nanti akan ada saatnya aku mulai merapikan pikiran untuk dituang di blog. Sekarang lagi belajar banyak melalui online tentang kehidupan, Insya Allah, hal itu bisa menjadi bekal menulis nantinya di blog, aamiin

    BalasHapus

Haai...mohon dimaafkan kalau aku terlambat atau malah ngga balas komentar kalian, ya.