Kencan Bareng Astronot

by - April 11, 2026

Kencan Bareng Astronot - Beberapa hari ini, beranda media sosial saya terus berseliweran berita tentang empat astronot misi Artemis II. Tentu ini bukan karena kebetulan. Sejak pemberitaan tentang rencana para astronot menjalankan misi Artemis II dengan melakukan perjalanan mengelilingi Bulan selama sepuluh hari, Wildan sangat antusias menonton video pendek yang beredar di media sosial.

Makanya, tidak heran kalau di beranda media sosial saya sering banget muncul update terkini perihal kabar para astronot tersebut.

FYI, Wildan sangat suka benda-benda langit. Melihat bintang saat malam hari saja bisa banget ratusan kata keluar dari mulut mungilnya. Perkara Bulan yang hanya muncul separuh pun pernah menjadi obrolan berat banget sepanjang perjalanan dari Angkringan kompleks Pemda sampai depan rumah.

Kepala berbie ini kadang sampai cenut-cenut menjawab pertanyaan-pertanyaan bocah yang dua bulan lagi insya allah genap berusia enam tahun. Banyak banget pertanyaan yang kadang di luar jalur nalar tapi harus dijawab dengan cerdas dan bikin dia puas. 😂

Mumpung Ibun lagi punya banyak waktu santai, mau ngobrolin kencan Ibun bareng astronot ketjil beberapa waktu lalu. ☺️

Astronot Kecil Itu Sudah Pulang ke Bumi

Pagi itu, Bumi kedatangan tamu super penting. Meskipun tidak ada karpet merah untuk menyambutnya, tapi ada seorang Ibu dengan wajah bahagia menyambut kedatangannya.

Ia berjalan pelan sambil menggerakkan tangan seperti melayang. Mulutnya berbunyi, “Wuuush… pshhh…

Bu...” katanya dengan wajah serius, “aku baru pulang dari luar angkasa.

Saya pun langsung berdiri tegak menyambutnya. “Selamat datang di Bumi, Astronot!”

Ia mengangguk penuh wibawa. Helm astronotnya memang tidak terlihat, tapi saya yakin itu ada tepat di atas kepalanya yang penuh imajinasi

Transit di Stasiun Bumi

Setelah berhasil mendarat ke bumi, astronot kecil ini langsung minta makan berdua. Katanya, dia sudah menyediakan helikopter buat makan di luar angkasa. Helikopter banget, ya. Mau ke bulan ya pakainya Kapsul Orion lah, Mas. ☺️

Bu, kita naik transportasi umum saja, ya.” ujarnya. Helikopter enggak bisa sampai sini.” 

Saya pun tertawa sampai terpingkal-pingkal. Rencana naik helikopter gagal, paling tidak turun lah dikir ke pesawat, ya. Lha ini langsung ke angkutan umum. Njomplang amat.

"Bu, ini kita sedang berada di Stasiun Bumi.", ujarnya. "Sebentar lagi kita bisa melihat galaksi, nanti Ibu jangan kaget."

"Mas, stasiun itu di Purwokerto sana yang terdekat yang ada keretanya, lho." Jawab saya sambil menunjukkan sebuah foto di layar handphone. Iya, fotonya yang sedang berada di Stasiun kala itu.

Kantin Planet Bumi: Tempat Astronot Mengisi Energi

Tujuan pertama kencan kami adalah makan. Astronot jelas lapar setelah melakukan misi panjang. 

“Bu, makanan di bumi rasanya aneh gak, ya?" tanyanya.


Ya Alloh, yaaa kariim. Percakapannya masih berlanjut dengan omon-omon. 🤣 Saat makanan datang, matanya langsung berbinar. Tanpa basa basi, dia langsung jalan ke wastafel, cuci tangan, dan makan. Tidak ada lagi ngobrolin luar angkasa, yang ada tinggal makan lahap dan kenyang.

Suasana lagi khusyuk banget makan, tiba-tiba ada kucing lewat, terlihat dari jendela. Dia langsung nyeletuk, "Ibun, ini yang namanya alien di Bumi."

Haduuuuuh, capeek bangettt rasanyaa. Capek karena ketawa mulu dengan kata-kata yang keluar dari mulutnya secara tiba-tiba. 🤣

Misi Selesai.

Baginya, perjalanan hari itu adalah perjalanan seru ke luar angkasa bareng Ibun. Semua makanan, minuman, dan dessert, sudah dia habiskan. Makanya tidak heran, masih menunggu angkutan umum di pinggir jalan saja dia mulai menguap. Sampai akhirnya datang angkot dan dia langsung ambil posisi duduk di belakang bersender.

“Bu, baterai astronotku mau habis,” katanya sambil menguap.

Kami pulang naik helikopter angkutan umum lagi. Baru beberapa menit perjalanan, dia beneran sudah tertidur. Mirip banget garfield, sudah kenyang langsung tidur. 🤣




Sesampainya di rumah, ia langsung tiduran. “Misi selesai, Bu.” katanya dramatis. Aku senang pulang,” katanya pelan. “Kenapa?” “Karena di Bumi ada ibu.” 🥰


Sebelum melanjutkan tidur, ia berbisik, “Bu, besok aku ke luar angkasa lagi, ya. Jangan lupa bawain aku Yoghurt.” 

Saya mengelus rambutnya, memberikan senyum untuknya. Saya tahu, selama imajinasi itu masih hidup, kencan bareng astronot ini akan selalu jadi petualangan paling lucu dan paling hangat di Bumi. 🤭

You May Also Like

0 komentar

Haai...mohon dimaafkan kalau aku terlambat atau malah ngga balas komentar kalian, ya.