Ketika Badan Tidak Fit, Semangatlah untuk Sehat

by - Oktober 15, 2016

Pertama kali melihat anak demam tinggi dan merintih. Aku kira ini merupakan titik tersedih dalam hidupku. Tapi ternyata bukan. Ada yang lebih menyedihkan dari itu. Adalah ketika aku sakit. Banyak momen berharga yang mau tidak mau terlewatkan begitu saja karena kondisi fisik yang tidak fit.


Tiga hari tidak dapat beraktivitas seperti hari biasanya tuh menyakitkan. Sedih banget! Aku tidak bisa banyak gerak. Jangankan jalan ke dapur untuk masak, menggendong anak saja tidak bisa. Sementara si kecil sudah berada dalam dekapan. Menyedihkan.

Tiduran dan duduk bersandar menjadi aktivitas yang tidak menyenangkan kala itu. Orang-orang yang berada di sekelilingku pun bingung melihat kondisiku yang nampak pucat, lemas.

Ketika Kondisi Tubuh Benar-benar Drop.

“Ibu, kamu harus ke Dokter. Kasihan Jasmine. Dia sangat membutuhkanmu.”

Suara dengan nada pelan itu kembali terdengar. Ya, suami kembali mengajakku untuk periksa. Saat tahu bahwa aku mulai tidak enak badan, dia langsung mengajakku periksa, tapi aku menolaknya. Prediksiku, cukup dengan istirahat barang sehari biasanya sembuh. Namun, kenyataanya aku makin lemas dan keringat dingin keluar.

Baru kali ini aku sakit sampai seserius ini. *kali ini dan semoga sekali saja* Biasanya, cukup dengan istirahat, jauhkan handphone, kondisi tubuh kembali fit. Tapi, ternyata prediksiku tidak sesuai. Kondisi tubuhku justeru makin lemah.



Itu terjadi lima bulan yang lalu, saat si kecil baru berusia empat bulan, di mana aku menjadi satu-satunya orang yang dapat memberi “makanan khusus” untuknya. ASI, satu-satunya asupan baginya. 

Dalam keadaan tidak fit, napsu makanku menurun drastis. Aku mulai was was. Pelan-pelan aku mencoba makan. Masuk sedikit makanan, kemudian keluar. Muntah. Sampai akhirnya aku pasrah, hanya minum dan makan roti yang mungkin nilai gizinya kurang.

Aku egois?

Tidak. Aku tidak egois. Yaa...mana ada seorang Ibu yang bahagia karena tidak mempunyai napsu makan. Terlebih dengan status sebagai Ibu Menyusui yang semestinya harus banyak konsumsi makanan yang bergizi, banyak minum, agar kebutuhan gizi si kecil tercukupi.



Namanya sedang tidak sehat, napsu makan pasti berkurang. Makanya, suami dan juga orang tuaku kerap mengingatkan untuk tertib makan, istirahat dan kalau perlu konsumsi mutlivitamin juga.

Semenjak GADIS, aku tergolong perempuan yang tertib makan. Tertib yang kumaksud bukan hanya tentang jam makan, termasuk asupan makanan dan juga camilan. Makan makanan yang banyak gizi dan tidak terlalu banyak makan junk food.

Tapi, untuk masalah istirahat, agak bandel, nih. Terutama waktu istirahat malam. Nyaris di atas jam 23.00 WIB tiap harinya. Tapi, setelah punya baby, pelan-pelan aku mengubah kebiasaan tersebut. Kurang lebih jam 20.00 WIB sudah berada di balik selimut. Lumayan tertib untuk keduanya. Pun dengan multivitamin.

Aku Sadar, Bahwa Tubuh Membutuhkan Vitamin.

Aktivitas harianku tergolong cukup padat. *ini gaya banget* *sumpah gaya* Menyelesaikan pekerjaan rumah tangga, pekerjan kantor, memenuhi kewajiban sebagai Ibu Menyusui, dan yang terakhir yaitu Blogger. *tuh kan, tambah gaya* *tambah pamer*

Untuk menjalankan seluruh tugas tersebut, banyak kalori yang kukeluarkan tiap harinya. Makanya, aku harus pandai-pandai mengatur pola makan karena aku sadar bahwa tubuh membutuhkan vitamin.



Tubuh membutuhkan banyak macam vitamin agar stamina makin bagus. Jumlah vitamin yang dibutuhkan tubuh tidak terlalu banyak, sebagai contoh:
  • vitamin C dibutuhkan sekitar 90 mg;
  • vitamin B1 sekitar 1,2 mg;
  • vitamin B2 dan B6 sekitar 1,3 mg;
  • vitamin E 15 mg.
Jumlahnya tidak banyak, bukan? Semua vitamin di atas sebenarnya dapat dipenuhi dari makanan yang dikonsumsi sehari - hari. Tapi, namanya manusia, kadang tidak memperhatikan pola makan dan juga kadar gizi makanan. Maka dari itu, aku memilih untuk menambah asupan multivitamin tiap hari agar kebutuhan tubuh akan vitamin tercukupi.

Tubuh kurang fit yang sampai akhirnya menjadikanku drop selama tiga hari salah satuna karena kurang asupan vitamin dan juga kurang minum. Kata Dokter, sih, gitu. Tapi, bukan berarti aku kena gizi buruk lho, ya. Hihihihi

Memilih Multivitamin yang Bagus.

Kenapa Multivitamin?

Emmh...maksudnya, pingin pilih Pizza atau Burger, gitu? Hihihihi...Multivitamin kan gabungan dari beberapa vitamin tuh, ya. Berarti, dengan mengkonsumsi multivitamin sama juga dengan konsumsi beberapa vitamin. Ini cara efektif konsumsi vitamin gretongan. Ibarat beli satu sepatu, gratis lima sandal, 3 sepatu dan 6 tas. Hihihu

Mengkonsumsi multivitamin ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral yang belum tercukupi. Selain itu, multivitamin juga dapat membantu penyembuhan setelah sakit, mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit.


Dan pilihan untuk multivitamin, aku memilih Theragran®-M di mana pada tiap tablet terdapat vitamin dan mineral yang sesuai dengan kebutuhan tubuh tiap harinya.

Kenapa Theragran®-M?

Karena Theragran®-M aman dikonsumsi. Terbukti dengan dikeluarkannya sertifikat HALAL dari MUI dengan No. LPPOM MUI: 00280032151004. Ini yang membuatku mantap memilih Theragran®-M sebagai multivitamin.



Selanjutnya, karena Theragran®-M adalah multivitamin mineral yang bagus untuk masa penyembuhan. Dalam satu strip berisi 4 tablet salut gula. Tablet tersebut dilengkapi dengan vitamin-vitamin yang dibutuhkan tubuh tiap harinya. Nah, berikut kandungan vitamin yang ada pada tiap tablet Theragran®-M:
  • vitamin A 10.000 Sl (sebagai asetat);
  • vitamin D 400 Sl (cholekalsiferol)
  • vitamin B1 10 mg (tiamina mononitrat)
  • vitamin B2 10 mg (riboflavina)
  • vitamin B6 5 mg (piridoksina hidroklorida)
  • vitamin B12 5 mcg (sianokobalamina);
  • vitamin C 200 mg (sebagai natrium askorbat)
  • vitamin E 15 Sl (sebagai dl-alfatokoferil asetat);
  • Niasinamida 20 mg;
  • Ca Pantothenate 20 mg.
Sedangkan Mineral yang ada pada satu tablet Theragran®-M mengandung Iodium, Besi, Tembaga II, mangan II, Magnesium dan Seng.

Seperti yang tertera pada bungkusnya, kegunaan Theragran®-M yaitu sebagai vitamin untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit. Jadi, ada baiknya konsumsi multivitamin ini saat dalam masa penyembuhan supaya efeknya benar-benar terasa. Seperti yang sudah aku aplikasikan.



Saat pertama membukanya, aku teringat setahun silam. Selama hamil, aku konsumsi multivitamin tiap hari. Tentunya, multivitaminnya beda, dong. Kalau dulu fokus untuk janin, sekarang fokus untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit. Ya, Theragran®-M adalah vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan.

Aku memilih Theragran®-M kerena mulitivitamin ini tidak meninggalkan rasa yang tidak enak di lidah. Aroma seperti obat terasa samar dan lebih dominan rasa cokelat seusai warna tablet ini.

Kamu pernah makan choki-choki, kan?

Nah, Theragran®-M seperti choki-choki, tapi ini versi tablet. Rasanya manis. Asli. *tablet salut gula, gituuuu* Tiap aku konsumsi ini, tepatnya saat sedang dalam masa penyembuhan, pasti aku tahan sebentar dilidah. Diemuuuuuut seperti permen!

Multivitamin ini baik dikonsumsi oleh orang dewasa dengan dosis 1x1, sehari cukup sekali dan dikonsumsi sesudah makan.

Harus Semangat untuk Sehat.

Omong-omong, kamu pernah merasa menjadi orang yang tidak bermanfaat?

Ketika kondisi tubuh sedang kurang fit, salah satunya seperti yang kuceritakan di atas, saat itu juga aku merasa menjadi pribadi yang tidak bermanfaat. Sampai pada puncaknya yaitu demam sampai menggigil. Dalam kondisi demikian, aku memaksakan diri untuk bangun dan berikrar: “jika sudah sembuh, aku akan terus menjaga stamina, kesehatan tubuh.”

Mungkin terkesan berlebihan, ya. Begitulah kalau sedang sakit. Ucapan baik tentunya sebuah do’a, harapan, keinginan, dan tentunya mempunyai tujuan baik. Sugesti baik juga kadang mempengaruhi semangat kepada diri.

Aku tidak ingin kehilangan momen berharga bersama keluarga. Terlebih momen bersama Jasmine, puteri pertama kami yang kini tambah menggemaskan. Masya Allah. Maka dari itu, saat badan tidak fit, aku harus tetap semangat. Terus semangat untuk sembuh dan kembali sehat.


“Sembuh, sembuh, sembuh, sembuhkan lah, Tuhan. Aku ingin masih ingin merasakan kebahagiaan bersama keluarga.” Do’a pamungkasku saat itu sembari mencium kening si kecil saat dia sedang tidur di sampingku.

Jadi, selain tertib makan, istirahat cukup dan konsumsi multivitamin bila perlu, terpenting selama dalam masa penyembuhan HARUS punya semangat untuk kembali sehat. Ada orang tua, suami, anak dan keluarga yang masih membutuhkan KITA. 

Selain semangat, KITA juga harus bisa melawan segala macam bentuk pengandaian yang tidak baik. Karena, pada dasarnya semangat yang datang dari diri adalah obat yang paling MUJARAB.

Sehatku tidak semata hanya untuk Jasmine. Aku punya keluarga (khususnya) yang membutuhkanku. Aku ingin ada untuk mereka: Orang tua, suami, dan adik. Aku tinggal bersama mereka dan aku ingin bahagia bersama mereka.


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho.

You May Also Like

42 komentar

  1. tetap sehat ya Idah... biar bisa ngasi adik baru buat kakak..(eh?)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha...
      Siaap! Belanda udah dekat ya, Mbak. :P

      Hapus
  2. Udah deg2an aja pas awal2 baca kirain lg sakitnya sekarang, trnyta yg dulu ituu...fyuuhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang dulu, dan cukup dg yg dulu itu, Tante. :D

      Hapus
  3. bahagia itu ketika semua sehat.... jika ada sakit salah satu berasa gak enak di anggota keluarga lain..

    semoga...mba ceris teteap sehat.. gadis kecil plus ayahnya juga sehat ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beneeer banget, Mbak. Mbak Nop dan keluarga juga, semoga sehat2 terus, ya.

      Hapus
  4. Vitamin dan mineral yg dibutuhkan tubuh bisa didapat dr asupan makanan ya Idah. Tp kadang suka kuatir jumlahnya gk cukup. Maka konsumsi multivitamins kayak the ragran M ini bisa jd solusi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebayang kalau sehari2 makan junk food cemuaah kan, Mbak.

      Hapus
  5. Sedih banget ya klo kita yg sakkt, double sakitnya. Udh sakit krn penyakit, sakit lagi perasaan ini krna gak bisa jagain anak, apalagi klo sampe susah makan gtu. Apa kabar deh ASInya hiks. Saya jg pernah tuh demam menggigil, hikss.

    Semoga sehar slalu ya Busui. Sun muah utk Jasmine :*

    Good luck lombanya ya Idah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betuuuul bangeeet, Mbak! Kualitas dan kuantitas ASI juga kurang. Aamiin. Mbak Diah juga sehat2 terus, ya. ;)

      Hapus
  6. Klo Ibu yg sakit itu sakitnya double, udh sakit krna penyakit yg muncul sakit perasaan lg krna gak bisa ngurusin si kecil, apalagi klo masih ASI. Saya jg pernah ngalaminnya, hikss.

    Anyway sehat terus ya Bumil, biar bs trs ngursin si imut Jasmine. Sun muaahh yaaa tuk Jasmine :*

    Good luck ya Idah utk lombanya ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duuh, hamilnya udah tahun lalu, Mbak. :)

      Hapus
  7. Kalo kitanya sakit, anak itu bisa menular lho, baik secara emosional maupun fisik. Jadi kita kudu pintar2 jaga kesehatan ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyya. Anak masih belum kebal, ya.

      Hapus
  8. Sehat selalu ya budeynya Ibrahiiim...sun sayang buat dede Syaquitaa.. :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tiuum ciium cioom buat Kakak Ibraa. :)

      Hapus
  9. Minum Theragran-M juga ya Mbak?
    Saya juga baru coba nih...

    BalasHapus
  10. ibu fit anak juga bisa terjaga kesehatannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah satu tugas Ibu, menjaga anak2 ya, Bunda. :)

      Hapus
  11. Sehat selalu yaaa daaaah... Jaga kesehatan karena memang mahaaal harganya :).

    BalasHapus
  12. Iya bener sedih bgt ya Idah klo diri kita jatuh sakit, jadi suka sensi krn merasa kurang berguna. Sehat sehat sehaaatt utk kita semua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Sehat bahagia ya, Budhe. :)

      Hapus
  13. Aku nih jg klo sakit mikirnya anak2 hiks, rumah berantakan, makan anak2 ga keurus

    BalasHapus
    Balasan
    1. HoOh, apalagi tanpa ART, ya. Huhuhuhu

      Hapus
  14. Kayaknya aku harus nyimpen multivitamin juga deh di rumah, buat aku n suami. Busui boleh ya berarti? Cussss.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah aman untuk BuSui, Mama Manda. ;)

      Hapus
  15. Iyaaa aku paling takut kalo sakit, yg dipikir pasri ntar yg urus anak2 siapa, yg masak bersih2 rumah siapa. Kalo ayahnya yg gantiin ga kerja dong, ga dapet duit dong hahaha ujung2nya duiit

    BalasHapus
  16. Idaah... saya juga pernah sakit sehabis melahirkan seperti Idah. Dan saat itu merasa sangat tdk bermanfaat sebagai istri juga ibu. Sediih banget :( Udah besar ya, bayinya... Semoga sehat selalu :)

    BalasHapus
  17. Jasmine udh gede aja...kapan jalan2 bareng ama kakak nadia? Moga2 sehat trs sekeluarga ya

    BalasHapus
  18. Ya kalau sakit rasanya pengen cepet-cepet sembuh. Tetap swhat ya, Mbak. Agar suami, anak-anak bisa terurus dg baik. Kalau aku sakit, yg aku khawatirkan kerjaanku :( abis sakit gak sakit Pak Bos nelpon mulu :(

    BalasHapus
  19. Waah si debay udah gede lagi, ya. Btw, setuju banget. Sehat itu mahaaal banget. Apalagi udah punya anak. Kalo kita sakit, kasian anak. Terlantar jadinya. Alhamdulillah, saya juga cocok dengan Theragran ini. Saat badan masih lemes abis sakit, bisa cepet pulih. Sehat-sehat selalu. :)

    BalasHapus
  20. makanannya sehat banget mbak ditambah minum vitamin ya semakin sehat

    BalasHapus
  21. Serius kaya coki2 mbak? Manis kaya cokelat gitu ya rasanya?

    BalasHapus
  22. Idaaah, sajian makanannu bikin ngiler. Kalau asupannya udah sehat bingit, mah ibu selalu sehat yaa

    BalasHapus
  23. Duh kalau begini jadi rindu belai kasih seorang ibu deh mbak dan ingin kembali ke masa kecil dulu.

    BalasHapus
  24. Kunjungan perdana mbaak :) Makanannya menggugah selera banget mbaak..kangennya aku makan begituan..disini jarang dapetnya... Sehat selalu ya mbak terutama buat si kecil ya :) Salam :)

    BalasHapus
  25. bnyk makan sayuran agar bnyk vitamin mba

    BalasHapus
  26. mba tetap semangat ya, sehat itu mahal dan perbanyaklah makan-makanan yang berserat seperti buah-buahan dan juga sayur mayur, d tambah lagi vitamin juga, dan satu hal jangan lupa luangkan waktu 5 menit untuk olah raga pagi emba jalan-jalan kecil aja di depan rumah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. bapak jody jg harung tetap jaga kesehatan yaaaa.... smangattt pakkk

      Hapus

Haai...maaf kalau aku ngga balas komentar kalian, ya. Tombol balas komentar belum bisa difungsikan. Hihihi

Activity On Instagram