Renang di Serayu Park

by - Maret 16, 2018

"Buat anak, kok, coba-coba."

Dulu, sebelum punya Kecemut, aku pernah setuju berat dengan motto salah satu produk bayi ini. Ya gila saja, menjadikan anak sebagai kelinci percobaan. Tapi tenang, karena ternyata tanpa adanya coba-coba, sebagai orang tua akan susah mengetahui minat anak. Seperti saat usia Kecemut Empat bulan, aku dan suami mencoba mengenalkan dia dengan kolam renang.

"Masih bayi, kok, diajak renang. Tega amat, si!"

Wuuuw...tegaaaa! Hahaha. Niat kami sebagai orang tua, tuh, baik. Kami cuma mengajak si kecil untuk lebih sehat. Iya, menurut beberapa sumber yang aku baca, ada banyak manfaat mengenalkan renang kepada abak sejak dini. Untuk kesehatan paru-paru, misalnya. Tapi namanya orang berpendapat itu sah-sah saja, ya. Apalagi untuk kali pertama, kami langsung mengenalkan kolam renang dengan air yang dingin yaitu di Serayu Park, bukan air hangat. Kebayang kan saat kami mulai mengenalkan air dingin di telapak kaki Yasmin? Tatapan orang-orang yang ada di sekitar kolam begitu sinis. πŸ˜‚ Rasanya pingin banget nyodorin lembaran rupiah warana merah sebagai uang tutup mulut. Wkwkwk

Renang sampai tidur...
Siang itu, kami sampai Serayu Park jam 09.00 WIB. Pelan-pelan aku mengganti baju Yasmin. Bukan baju renang, sih, jumpsuit biasa. Lalu, aku menuju kolam renang anak dengan kedalaman ngga sampai setengah meter.

Aku perhatikan, Kecemut kok ngga ada antusiasnya sedikitpun ketika melihat air yang begitu banyak. Ornamen-ornamen kolam renang, dan anak-anak yang heboh di sekitar kolam. Ini Ibunya rada panik, jangan-jangan bakal ngga suka renang, nih. Hahaha. Belum apa-apa sudah menghakimi, ya.

Karena aku merasa ngga yakin, dan agak sedikit takut, akhirnya Bojo ambil tindakan. Dia melempar pelampung bebek yang sebelumnya kami beli di pasar. Lalu, meletakan Yasmin ke atas pelampung. Ini sumpah ekspresi Yasmin lucu bangettt. Antara muka takut, sama pingin mainin kakinya di air. πŸ˜‚

Aku memaksimalkan waktu untuk renang yaitu lima menit. Selain masih percobaan, ini airnya air dingin. Dinginnya dingin biasa, sih, karena sudah terkena pancaran matahari secara langsung. Tapi kan ya, tetap lihat kondisi si kecil. Apalagi di sini ngga menyediakan kamar mandi khusus bayi yang identik mandi dengan air hangat. Tambah pingin cepat-cepat udahan saja. πŸ™Š

Mirip bangett, ya....
Ayahnya nampak masih pingin mendampingi Yasmin renang. Tapi ngga tau kenapa, si bocah ini kok keliatan lesu banget. Yaudah, segera aku angkat, lalu mandi. Ini Ibunya mulai panik, nih. Wkwkkwk

Saat sedang perjalan ke kamar mandi, Yasmin tidur! Hahaha. Ini bocah super unik, asli. Dalam keadaan dingin, belum mandi, tapi bisa tidur pules di dada aku. Emfuk sih, ya. πŸ™Š Yaudah, aku langsung gerak cepat untuk memandikan dia dengan air hangat 1 liter air mineral yang telah kami pesan. πŸ˜„

Pengalaman renang pertama kali bagi Yasmin sungguh di luar dugaan kami. Agaknya kami salah waktu. Kurang mempertimbangkan jam biologis tidurnya. Untungnya, dia ngga rewel. Karena ngerasa ngantuk, langsung saja tidur. Beneran ngga kenal situasi dan kondisi. πŸ˜‚

Ini catatan buat aku dan mungikin emak-emak lain yaitu jangan mengajak si kecil renang saat jam tidur kalau ngga pingin gemes sendiri.  🀣Oiya, Serayu Park ini rekomended buat dijadikan langganan renang, selain airnya bersih, pelayanan juga cukup memuaskan. Meski ngga ada air hangat untuk mandi bayi, mereka mau dimintai tolong buat masakin air. Beli air mineral di cafe dan resto Serayu, lalu tinggal minta tolong kepada para waiter yang standby di Resto. ❤

Eeeh, jangan lupa abaikan orang-orang yang suka ngomong yang bikin hati ngga enak, ya. Terpenting orang tua tetap memberi yang terbaik untuk anak-anak. ❤

You May Also Like

0 komentar

Haai...maaf kalau aku ngga balas komentar kalian, ya. Tombol balas komentar belum bisa difungsikan. Hihihi

Activity On Instagram